Hewan Mana yang Juga Tertipu Ilusi Optik? (Bagian 1)

Sumber ilustrasi: Freepik

25 November 2025 13.40 WIB – Umum
_________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Desanomia [25.11.2025] Ilusi optik selama ini sering dianggap sebagai permainan persepsi khas manusia, tetapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa dunia hewan juga mengenal fenomena yang sama. Berbagai spesies, mulai dari ikan, burung, hingga gurita, terbukti dapat tertipu oleh trik visual tertentu, bahkan beberapa di antaranya menggunakan ilusi untuk keuntungan mereka sendiri.

Di alam, ilusi bukan sekadar keanehan visual, melainkan alat bertahan hidup. Banyak hewan memanfaatkan tampilan tubuh, warna, atau pola cahaya untuk mengelabui predator maupun menarik pasangan. Misalnya, hiu putih besar memiliki gradasi warna yang membuatnya sulit terlihat di air laut dalam, sedangkan burung bowerbird menyusun kerikil dengan pola tertentu agar tampak lebih besar di hadapan betina. Fakta ini menunjukkan bahwa persepsi visual bukan sekadar soal melihat kenyataan, tetapi tentang bagaimana makhluk hidup mengolahnya demi bertahan hidup.

Pertanyaannya pun muncul: apakah hewan hanya menciptakan ilusi, atau mereka juga bisa tertipu olehnya? Ilmuwan kini menemukan bahwa banyak spesies mengalami distorsi persepsi serupa manusia, dan temuan ini membuka wawasan baru tentang cara kerja otak serta evolusi sistem penglihatan di dunia hewan.

Para peneliti mendapati bahwa banyak hewan, seperti manusia, dapat salah menafsirkan informasi visual. Jennifer Kelley, seorang ahli biologi evolusi dari University of Western Australia, menjelaskan bahwa otak hewan memiliki batas dalam memproses informasi, sehingga cenderung menggunakan jalan pintas untuk menghemat energi. Jalan pintas inilah yang kadang menimbulkan kesalahan persepsi atau ilusi optik.

Ilusi optik sendiri menjadi alat penting bagi ilmuwan untuk memahami bagaimana otak membentuk persepsi terhadap realitas. Ketika otak makhluk hidup bereaksi tidak seperti yang diharapkan, para peneliti dapat menelusuri mekanisme di baliknya dan mengungkap bagaimana evolusi mengembangkan strategi visual untuk mendukung kelangsungan hidup dan reproduksi.

Maria Santacà dari University of Vienna menambahkan bahwa persepsi visual hewan tidak dirancang untuk mencerminkan realitas secara akurat, melainkan untuk meningkatkan peluang hidup. Salah satu contoh paling dikenal adalah ilusi Ebbinghaus, di mana dua lingkaran berukuran sama tampak berbeda tergantung pada ukuran lingkaran di sekitarnya. Manusia sering tertipu oleh ilusi ini, dan ternyata ikan guppy pun demikian. Dalam penelitian yang dipublikasikan tahun 2025, guppy lebih memilih area serpihan makanan yang dikelilingi oleh piringan kecil, seolah-olah area tersebut berisi makanan lebih banyak.

(Sumber: Freepik)

Namun, tidak semua hewan bereaksi sama. Merpati cincin yang diuji dengan biji millet pada pengaturan serupa tidak menunjukkan pola perilaku yang sama. Santacà menjelaskan bahwa perbedaan tersebut mungkin disebabkan oleh adaptasi terhadap lingkungan. Guppy hidup di perairan yang dinamis dan penuh pantulan cahaya, sehingga sistem visualnya berfokus pada pemrosesan global atau konteks keseluruhan. Sebaliknya, merpati yang mencari makanan di permukaan tanah membutuhkan ketelitian lokal yang tinggi, sehingga otaknya terlatih untuk mengenali detail, bukan konteks.

Konteks juga memainkan peran penting dalam perilaku sosial hewan. Pada kepiting biola, betina lebih tertarik pada jantan yang memiliki capit besar. Namun, daya tarik ini bersifat relatif: seekor jantan tampak lebih menarik jika berada di antara pesaing dengan capit lebih kecil. Fenomena ini menyerupai ilusi Ebbinghaus dalam konteks perilaku kawin, menunjukkan bahwa persepsi ukuran dan daya tarik dapat dimanipulasi melalui lingkungan sosial.

Diolah dari artikel:
“Which Animals Are Tricked by Optical Illusions?” oleh Kit Yates.

Note: This article was made as part of a dedicated effort to bring science closer to everyday life and to inspire curiosity in its readers.

Link: https://www.livescience.com/animals/which-animals-are-tricked-by-optical-illusions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *