Sumber ilustrasi: parangtritis.bantulkab.go.id
8 April 2026 19.53 WIB – Serba-serbi Desa
_________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Desa (atau sekarang disebut Kalurahan) Parangtritis adalah salah satu kalurahan yang berada di Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Parangtritis berasal dari dua suku kata dalam Bahasa Jawa yaitu ‘parang’ dan ‘tumaritis’. Kata ‘parang’ berarti ‘batu’ dan ‘tumaritis’ berarti ‘tetesan air’. Nama tersebut diadobsi sehingga menjadi ‘Parangtumaritis’. Kemudian nama Parangtritis digunakan sebagai nama kalurahan setempat (Dinas PUP-ESDM Pemda DIY, 2014).
Kalurahan Parangtritis awalnya terbagi menjadi dua kalurahan, yaitu Kalurahan Sono dan Kalurahan Grogol. Kedua kalurahan tersebut kemudian bergabung menjadi Kalurahan Parangtritis pada tahun 1946.
Kalurahan ini berbatasan wilayah dengan Kalurahan Donotirto di sebelah utara, Samodra Indonesia di sebelah selatan, Kalurahan Tirtohargo di sebelah barat, dan di sebelah timur dengan Kalurahan Seloharjo dan Kalurahan Girijati. Secara umum Kalurahan Parangtritis memiliki luas wilayah 967 Ha.
Kondisi geografisnya mempunyai ketinggian tanah dari permukaan laut 25 meter, curah hujan 110 mm/tahun. Tofografi masuk kategori dataran rendah pantai, dengan suhu udara rata-rata 30 C.
Dari kondisi geografis, Kalurahan Parangtritis memiliki wilayah dengan kondisi yang beragam seperti adaya sungai Opak, tanah pertanian, pegunungan seribu, gurun/gumuk pasir, dan pantai untuk wisata.
Letak kalurahan ini dari pusat pemerintah kapanewon berjarak 4 km, dan 13 km dari pusat pemerintahan kabupaten.
Sumber: https://parangtritis.bantulkab.go.id/first/artikel/1