Otak Dewasa Ternyata Masih Bisa Menumbuhkan Sel Baru

Sumber ilustrasi: Pixabay

8 Juli 2025 08.50 WIB – Umum
_________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Desanomia [08.07.2025] Selama puluhan tahun, dunia ilmu saraf terpecah dalam perdebatan mengenai apakah otak manusia yang sudah dewasa masih dapat memproduksi neuron baru? Dalam sebuah studi komprehensif yang dipublikasikan di jurnal Science pada 3 Juli 2025 mungkin memiliki jawaban yang ditunggu. Tim peneliti internasional melaporkan bukti kuat bahwa proses neurogenesis, yakni pembentukan neuron baru, memang masih terjadi pada otak orang dewasa, khususnya di bagian hipokampus, wilayah yang penting untuk memori, pembelajaran, dan pengaturan emosi.

Marta Paterlini, peneliti dari Karolinska Institute di Swedia sekaligus penulis utama studi ini mengatakan bahwa secara sederhana pekerjaan mereka adalah mengakhiri perdebatan panjang soal kemampuan otak manusia dewasa dalam membentuk neuron baru.

Tim peneliti ini menggabungkan berbagai teknologi mutakhir, termasuk single-nucleus RNA sequencing dan machine learning, untuk menganalisis lebih dari 400.000 inti sel dari jaringan hipokampus manusia. Sampel yang dianalisis berasal dari 24 individu berusia antara 0 hingga 78 tahun, termasuk anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Peneliti juga mengevaluasi 10 otak tambahan dengan teknik berbeda untuk memastikan konsistensi hasil.

Neurogenesis telah lama diamati pada hewan seperti tikus dan primata non-manusia. Akan tetapi membuktikan keberadaannya pada manusia dewasa jauh lebih sulit dikarenakan kualitas jaringan otak manusia yang terbatas pasca-kematian, serta kompleksitas pengawetan sampel. Dengan dukungan teknologi baru, tim ini berhasil memetakan posisi sel-sel prekursor pembentuk neuron dan membedakan antara tahap-tahap perkembangan sel dengan akurasi tinggi.

Menariknya para peneliti tidak hanya menemukan sel prekursor ini pada anak-anak, namun juga pada remaja dan orang dewasa. Penemuan tersebut diperkuat oleh pencitraan fluoresen dan algoritma pembelajaran mesin yang dirancang khusus untuk mengenali pola dari sel punca saraf, berdasarkan penelitian sebelumnya pada hewan. Hasilnya menunjukkan bahwa neurogenesis tidak berhenti di masa kanak-kanak, meskipun frekuensinya menurun seiring usia.

Dari dua metode analisis berbeda, 9 dari 14 otak dewasa menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan neuron baru pada metode pertama, sementara 10 dari 10 menunjukkan hasil positif pada metode kedua. Penelitian ini juga mendapati bahwa bayi dan anak-anak memang memproduksi neuron baru dalam jumlah lebih banyak dibandingkan remaja dan dewasa, yang sejalan dengan ekspektasi ilmiah.

Namun demikian ketidakhadiran sel baru pada sebagian kecil sampel dewasa ini masih menyisakan pertanyaan. Para peneliti menekankan bahwa terlalu dini untuk menyimpulkan apakah ini berkaitan dengan kondisi kesehatan, usia, atau faktor lingkungan lainnya.

Studi ini menjadi titik balik dalam memahami plastisitas otak manusia. Bukti bahwa otak orang dewasa masih memiliki kemampuan membentuk neuron baru membuka peluang besar bagi dunia medis, baik dalam bidang neurodegeneratif, pemulihan cedera otak, maupun peningkatan kemampuan kognitif di usia lanjut.

Meski belum diketahui secara pasti apakah neurogenesis ini berperan dalam mencegah penyakit seperti Alzheimer, atau justru merupakan indikator dari otak yang sehat, penelitian ini memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk eksplorasi lebih lanjut. Seperti disampaikan oleh Dr. W. Taylor Kimberly dari Massachusetts General Brigham, langkah selanjutnya adalah menelusuri bagaimana sel-sel punca ini berkembang seiring waktu, dan apakah mereka memiliki hubungan dengan kondisi seperti demensia atau ketahanan kognitif ekstrem pada usia tua. Paterlini mengatakan bahwa fakta otak dewasa masih bisa menumbuhkan neuron baru mengubah cara kita berpikir tentang pembelajaran seumur hidup dan pemulihan dari kerusakan saraf. (NJD)

Diolah dari Artikel:
“Can adults make new brain cells? New study may finally settle one of neuroscience’s greatest debates” oleh Theresa Sullivan Barger.

Link: https://www.livescience.com/health/neuroscience/can-adults-make-new-brain-cells-new-study-may-finally-settle-one-of-neurosciences-greatest-debates

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *