Ketahanan Pangan Asia Terancam Paska Perang
negara pemasok pangan global justru tidak dapat mempertahankan produksinya tanpa pasokan eksternal
negara pemasok pangan global justru tidak dapat mempertahankan produksinya tanpa pasokan eksternal
kondisi saat ini lebih buruk dibanding krisis ekonomi pada 1990-an yang dikenal sebagai “Periode Khusus”
kerja sama antarnegara dan keberagaman jaringan perdagangan sangat krusial untuk menjaga kestabilan pangan dunia
desa bukan sekadar tempat kembali, melainkan ruang hidup dengan dimensi makna yang tidak ditemukan di perkotaan
masyarakat tradisional juga memiliki berbagai metode untuk meningkatkan nilai gizi dan daya tahan makanan
neraca pangan desa tidak hanya mencatat angka produksi dan konsumsi, tetapi juga mempertimbangkan dampak ekologis dari aktivitas produksi pangan
kekuatan maritim harus dibangun di atas pondasi pertanian yang kokoh, menciptakan sistem yang saling mendukung
mereka yang mengalami ketidakamanan pangan memiliki risiko 41% lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular
Hilangnya keanekaragaman hayati di sektor pertanian menjadi ancaman serius bagi sistem pangan dunia.
Dalam beberapa bulan terakhir, harga bahan makanan di AS mengalami peningkatan yang signifikan