Pertemuan Dua “Tradisi Pemikiran” (2)
yang dipertaruhkan bukan hanya masa depan ilmu, tetapi masa depan kebijaksanaan
yang dipertaruhkan bukan hanya masa depan ilmu, tetapi masa depan kebijaksanaan
kesadaran nasional, hanya mungkin dicapai jika kesadaran publik berumah di desa, dan dari sana jaringan kesadaran dibentuk
inklusivitas bukan sekadar representasi angka, tetapi pengakuan atas relasi hidup yang saling bergantung
kemampuan yang bersifat umum, atau suatu polimatik, merupakan keniscayaan
bahwa seharusnyalah musyawarah dimengerti sebagai peralatan untuk mencapai sesuatu
kekuasaan mengambang jauh dari kenyataan hidup masyarakat
tanda pengenal sesungguhnya merupakan sesuatu yang memiliki kompleksitas tersendiri
ekonomi desa lebih menekankan pada konsep kecukupan, keadilan, dan keberlanjutan