Kalurahan Pleret Kapanewon Pleret Kabupaten Bantul

Sumber ilustrasi: pleret-bantul.desa.id
23 April 2026 20.15 WIB – Serba-serbi Desa
_________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Kalurahan Pleret merupakan salah satu kalurahan di wilayah Kapanewon Pleret Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Terdiri dari 11 padukuhan dan 79 RT. Padukuhan tersebut adalah Gunungan, Trayeman, Kauman, Gunungkelir, Kedaton, Pungkuran, Karet, Kerto, Kanggotan, Bedukan, Keputren. Letak kalurahan ini berjarak +12 km arah tenggara dari kota Yogyakarta.

Letaknya strategis, diapit oleh 2 sungai besar (yakni sungai Opak dan sungai Gajahwong) dan bukit Sentono). Hal ini menjadikan Kalurahan Pleret memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan menjadi daerah pariwisata berbasis komunitas untuk meningkatkan perekonomian kalurahan.

Hampir seluruh intansi pemerintahan tingkat kapanewon berada di wilayah Kalurahan Pleret. Instansi tersebut antara lain Polsek Pleret, Koramil Pleret, Puskesmas Pleret, SMPN 2 Pleret, SMP Muhammadiyah Pleret, Muhammadiyah Boarding School, SMAN 1 Pleret, dan SMA Muhammadiyah Pleret.

Di awal tahun 2023 Kalurahan Pleret sudah mendapatkan berbagai status, diantaranya sebagai Rintisan Desa Budaya, Desa Wisata, Desa Prima, dan Desa Preneur. Selain itu juga mendapatkan status Desa Cerdas dari SK Kementrian Desa PDTT.

Prestasi yang pernah diraih oleh Pemerintah Kalurahan Pleret di antaranya:
1. Juara I Lomba Desa/Kalurahan tingkat Kabupaten Bantul (Tahun 2022)
2. Juara I Lomba Desa/Kalurahan tingkat Provinsi DIY (Tahun 2022)
3. Juara III Lomba Desa/Kalurahan tingkat Regional 2 Nasional (Tahun 2022)
4. Juara III Lomba Pindeskel Dirjen Bina Pemdes Kemendagri (Tahun 2022)

Visi dan Misi Pemerintah Kalurahan Tahun 2020 sampai 2026.

Visi: Kalurahan Digital yang Mandiri, Berbudaya, Sejahtera, dan Agamis.
Misi:
1. Good Governance. Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang Bersih, Transparan, dan Profesional.
2. Smart People. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia, Masyarakat Cerdas dan Religius.
3, Desa Digital. Digitalisasi Pelayanan Publik, Informasi, dan Teknologi.
4. Pades. Peningkatan Pendapatan Asli Desa di bidang Ekonomi Kreatif, Pertanian, Peternakan, Perikanan, Budaya, dan Pariwisata.
5. Desa Hijau. Desa Bersih, Asri, Aman, dan Nyaman.

Sejarah Berdirinya Pemerintah Kalurahan Pleret

Pleret, merupakan pusat Kerajaan Mataram masa Amangkurat I (1646-1677). Kawasan Pleret merupakan kawasan yang memiliki kaitan erat dengan sejarah perkembangan Mataram Islam di Indonesia. Kawasan ini pernah digunakan menjadi ibukota pemerintahan setelah berpindah dari Keraton Mataram Kerta.

Struktur tanah di Pleret konon memiliki kualitas paling baik untuk membuat batu bata, yang dipakai sebagai bahan bangunan istana. Pembangunan dimulai pada 1647, tak lama setelah Amangkurat I naik takhta pada 1645. Ada sumur tepat di bagian depan istana yang biasa digunakan untuk menjamas atau mencuci barang pusaka. Benteng batu bata berdiri mengelilingi kompleks istana seluas kurang lebih 2.000 meter persegi.

Sebelum terbentuknya Kalurahan Pleret sekitar tahun 1921, wilayah Kalurahan Pleret ini terdiri 3 kalurahan yaitu:
1. Kalurahan Nambang Rejo terdiri dari 3 dusun.
2. Kalurahan Bale Rejo terdiri dari 3 dusun.
3. Kalurahan Tambak Rejo terdiri dari 5 dusun

Berdasarkan hasil musyawarah dari DPR KGR pada waktu itu, diputuskan seluruh wilayah di Kasultanan Yogyakarta akan dilakukan perampingan. Salah satunya adalah perampingan wilayah. Akhirnya Kalurahan Nambang Rejo, Bale Rejo, dan Tambak Rejo dilebur menjadi satu kalurahan dengan nama Kalurahan Pleret.

Setelah melalui proses yang tidak singkat, maka pada tanggal 17 April 1950 Kalurahan Pleret disahkan secara resmi.

Sumber: https://www.pleret-bantul.desa.id/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *