Sumber ilustrasi: Pixabay
2 April 2026 10.55 WIB – Umum
_________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Desanomia [02.04.2026] Roket Artemis II milik NASA telah berhasil diluncurkan dari Space Coast, Florida, menandai kembalinya manusia ke bulan untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad. Peluncuran ini membawa awak yang terdiri dari komandan Reid Wiseman, pilot Victor Glover, serta spesialis misi Christina Koch dan Jeremy Hansen, menuju wahana Orion. Keempatnya menjadi manusia pertama yang kembali ke bulan sejak misi Apollo terakhir. Roket lepas landas pada pukul 18.35 EDT pada 1 April, memanfaatkan salah satu jendela peluncuran terakhir agar misi tetap sesuai batas waktu NASA pada 30 April.
Peluncuran ini menjadi sorotan publik global, dengan ratusan ribu penonton hadir di Space Coast, sementara jutaan orang menyaksikan siaran langsung NASA. Artemis II menjadi simbol tonggak sejarah bagi eksplorasi manusia dan pengembangan kapasitas untuk misi permukaan bulan yang direncanakan di masa depan.
Misi Artemis II sempat menghadapi sejumlah tantangan teknis beberapa bulan terakhir. Masalah kebocoran hidrogen muncul selama latihan pengisian bahan bakar pertama pada 3 Februari, disusul masalah aliran helium yang memaksa roket kembali ke bengkel untuk perbaikan mendesak. Namun demikian, pada hari peluncuran, proses pengisian lebih dari 700.000 galon oksigen cair dan hidrogen cair berlangsung lancar tanpa gangguan teknis signifikan.
Tim peluncuran menghadapi masalah unik pada sistem keselamatan penerbangan (Flight Termination System/FTS), yang berfungsi untuk menghancurkan roket jika keluar jalur. Insinyur akhirnya menggunakan peralatan warisan dari Program Pesawat Ulang-alik untuk menyelesaikan masalah tersebut dan memastikan jalur penerbangan aman. Cuaca sempat mendung dan hujan ringan, tetapi kondisi ini tidak mengganggu peluncuran karena kecepatan angin tetap berada dalam batas aman.
Awak Artemis II berjalan menuju Launch Complex 39B sekitar pukul 14.00 EDT untuk mengenakan pakaian luar angkasa, lalu memasuki wahana Orion pada pukul 14.31. Misi ini dirancang berlangsung selama 10 hari, membawa awak mengelilingi sisi jauh bulan dengan perjalanan lebih jauh dan lebih cepat daripada manusia sebelumnya.
Selain pengujian sistem penerbangan, misi ini mencatat sejumlah pencapaian historis. Christina Koch akan menjadi wanita pertama yang melewati orbit rendah Bumi dan menjelajahi lingkungan bulan. Victor Glover menjadi astronot kulit hitam pertama yang menjelajahi orbit jauh dan lingkungan bulan. Jeremy Hansen dari Canadian Space Agency akan menjadi orang non-Amerika pertama yang mengunjungi bulan. Reid Wiseman mencatat rekor sebagai astronot tertua yang mencapai bulan pada usia 50 tahun.
Peluncuran Artemis II tidak hanya menguji kemampuan teknis NASA, tetapi juga memberikan kesempatan langka untuk mempelajari efek perjalanan luar angkasa jauh terhadap tubuh manusia. Siaran langsung NASA menyediakan informasi real-time, percakapan langsung dengan awak, dan pengarahan harian misi, sehingga publik dapat mengikuti setiap langkah perjalanan bersejarah ini.
Peluncuran Artemis II menandai tonggak sejarah eksplorasi manusia, membawa awak kembali ke bulan setelah lebih dari 50 tahun. Misi ini tidak hanya menguji sistem penerbangan dan membangun kapasitas untuk misi bulan mendatang, tetapi juga mencatat berbagai pencapaian individu yang bersejarah, termasuk astronot wanita pertama, astronot kulit hitam pertama, astronot non-Amerika pertama, dan astronot tertua yang mengunjungi bulan. Peluncuran sukses ini membuka babak baru bagi eksplorasi bulan dan studi efek perjalanan luar angkasa pada tubuh manusia.
Diolah dari artikel:
“Artemis II blasts off: Humans are on their way back to the moon” oleh Patrick Pester. (njd)
Note: This article was made as part of a dedicated effort to bring science closer to everyday life and to inspire curiosity in its readers.