Sumber ilustrasi: Pixabay
20 April 2026 16.45 WIB – Umum
_________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Desanomia [20.04.2026] Kita sering mendengar banyak manfaat dari minyak zaitun extra virgin yang merupakan bagian penting dari pola makan Mediterania. Minyak ini memiliki khasiat kesehatan yang berkontribusi pada kesehatan jantung dan metabolisme. Banyak penelitian juga menyoroti kandungan antioksidan dan lemak sehat dalam minyak ini sebagai faktor utama manfaat kesehatan. Selain itu, hubungan antara pola makan dan fungsi otak juga semakin mendapat perhatian, terutama melalui peran mikrobiota usus dalam mempengaruhi sistem saraf.
Dalam studi terbaru yang melibatkan peneliti dari Universitat Rovira i Virgili, Pere Virgili Health Research Institute, dan CIBERobn, ditemukan bahwa minyak zaitun extra virgin kemungkinan memiliki peran penting dalam menjaga fungsi kognitif. Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara konsumsi minyak zaitun, komposisi mikrobiota usus, dan performa otak.
Penelitian ini merupakan studi prospektif pertama pada manusia yang secara khusus meneliti interaksi antara minyak zaitun, mikrobiota usus, dan fungsi kognitif. Para peneliti mengikuti 656 orang dewasa berusia 55 hingga 75 tahun yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas serta memiliki sindrom metabolik, sebagai bagian dari proyek PREDIMED-Plus.
Selama periode dua tahun, pola makan peserta dipantau secara rinci, termasuk konsumsi minyak zaitun murni dan olahan. Selain itu, komposisi mikrobiota usus dianalisis, serta perubahan kemampuan kognitif diukur secara berkala untuk melihat perkembangan dari waktu ke waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta yang rutin mengonsumsi minyak zaitun murni mengalami peningkatan fungsi kognitif dan memiliki mikrobiota usus yang lebih beragam. Keragaman mikrobiota tersebut dianggap sebagai indikator penting kesehatan usus dan metabolisme yang lebih baik. Sebaliknya, konsumsi minyak zaitun olahan dikaitkan dengan penurunan keragaman mikrobiota.
Analisis lebih lanjut mengidentifikasi keberadaan bakteri usus tertentu, yaitu Adlercreutzia, yang berkaitan dengan manfaat tersebut. Kehadiran bakteri ini dipandang sebagai indikator hubungan positif antara konsumsi minyak zaitun murni dan terjaganya fungsi kognitif. Temuan ini menunjukkan bahwa efek perlindungan terhadap otak kemungkinan dimediasi oleh perubahan pada mikrobioma usus.
Perbedaan utama antara minyak zaitun extra virgin dan minyak zaitun olahan terletak pada proses produksinya. Minyak zaitun extra virgin diproses secara mekanis sehingga mempertahankan kandungan alami seperti antioksidan, polifenol, vitamin, dan senyawa bioaktif lainnya. Sebaliknya, minyak zaitun olahan melalui proses industri yang mengurangi kandungan nutrisi penting tersebut.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kualitas lemak dalam pola makan memiliki peran penting, tidak hanya jumlah yang dikonsumsi. Lemak berkualitas tinggi seperti yang terdapat dalam minyak zaitun extra virgin dinilai berkontribusi terhadap perlindungan jantung sekaligus menjaga fungsi otak seiring dengan bertambahnya usia.
Selain itu, identifikasi profil mikroba tertentu yang terkait dengan manfaat ini membuka peluang untuk pengembangan strategi pencegahan berbasis nutrisi. Pendekatan ini dapat menjadi langkah penting dalam menghadapi meningkatnya kasus penurunan kognitif dan demensia di populasi yang menua.
Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi minyak zaitun extra virgin berkaitan dengan peningkatan fungsi kognitif dan keragaman mikrobiota usus, yang kemungkinan berperan dalam menjaga kesehatan otak. Dengan perbedaan kandungan nutrisi yang signifikan dibandingkan minyak zaitun olahan, pemilihan jenis minyak menjadi faktor penting dalam pola makan, sekaligus membuka peluang strategi sederhana dan efektif untuk mendukung kesehatan kognitif di usia lanjut.
Diolah dari artikel:
“Scientists say this type of olive oil could boost brain power” oleh Universitat Rovira i Virgili. (njd)
Note: This article was made as part of a dedicated effort to bring science closer to everyday life and to inspire curiosity in its readers.
Link: https://www.sciencedaily.com/releases/2026/04/260417224527.htm